Detail Cantuman Kembali

XML

optimasi bentuk lambung kapal ikan tradisional di desa kranji kabupaten lamongan dengan metode B-Spline surfaces


Kapal tradisional sudah sejak dulu dimanfaatkan oleh para nelayan di sepanjang pantai sebagai sarana utama dalam penangkapan ikan dilaut. Pengrajin kapal ikan tradisional pada dasarnya hanya memodifikasi dari desain kapal sebelumnya dengan keterampilan yang didapatkan dari turun-temurun sebelumnya. Tujuan penelitian ini yaitu perhitungan ukuran utama, membuat rencana garis, mengoptimasikan lines plan kapal yang paling efektif, dan menentukan kecil hambatan kapal setelah dilakukan optimasi. Penelitian ini menggunakan data primer dengan orservasi lapangan untuk mendapatkan ukuran utama kapal. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu B-spline surfaces. Dari hasil penelitian yang di dapat dari hasil metode b-spline surfaces, lines plan setiap kapal terlihat stream line dibandingkan dengan data asli. Dan untuk nilai hambatan KM. Nabila Utama didapatkan nilai terkecil sebesar 0,152 kN pada kecepatan 1 knot, dan nilai terbesar sebesar 1,927 kN pada kecepatan 7 knot; Untuk nilai hambatan KM. Putri Sofia didapatkan nilai terkecil sebesar 0,231 kN pada kecepatan 1 knot, nilai terbesar sebesar 5,166 kN pada kecepatan 10 knot; Untuk nilai hambatan KM. Mekar Jaya didapatkan nilai terkecil sebesar 0,193 kN pada kecepatan 1 knot, nilai terbesar sebesar 7,615 kN pada kecepatan 10 knot; Untuk nilai hambatan KM. Satu Hati didapatkan nilai terkecil sebesar 0,183 kN pada kecepatan 1 knot, nilai terbesar sebesar 8,233 kN pada kecepatan 11 knot; Untuk nilai hambatan KM. HM didapatkan nilai terkecil sebesar 0,098 kN pada kecepatan 1 knot, nilai terbesar sebesar 1,115 kN pada kecepatan 8 knot.
622.21.16 Ari o
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2021
Surabaya
xviii, 168 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...